Uncategorized

Penggawa Timnas Argentina Jebolan Akademi

Penggawa Timnas Argentina Jebolan Akademi Setiap negara punya yang namanya El Classico atau derbi sengit yang mempertemukan dua rival terbesar. Di Argentina, istilah yang di pakai adalah Superclasico. Merujuk pada pertandingan

Penggawa Timnas Argentina Jebolan Akademi Setiap negara punya yang namanya El Classico atau derbi sengit yang mempertemukan dua rival terbesar. Di Argentina, istilah yang di pakai adalah Superclasico. Merujuk pada pertandingan yang mempertemukan rival sekota, River Plate dan Boca Juniors. Mereka pula yang jadi pencetak talenta-talenta muda asal Argentina yang kini berkarier di berbagai liga top dunia. 

Pada Piala Dunia 2022 Qatar kali ini, Argentina ternyata memboyong enam pemain jebolan akademi milik River Plate. Siapa saja mereka? Mari cek daftarnya sambil berkenalan dengan klub asal Buenos Aires itu. 

1. Julian Alvarez 

Penggawa Timnas Argentina Jebolan Akademi Setiap negara punya yang namanya El Classico atau derbi sengit yang mempertemukan dua rival terbesar. Di Argentina, istilah yang di pakai adalah Superclasico. Merujuk pada pertandingan

Julian Alvarez adalah salah satu pemain muda menjanjikan asal Argentina. Alvarez merupakan alumni akademi CA Alataya yang bergabung dengan tim muda River Plate pada 2016. Usai menimba ilmu dan mempertebal pengalaman selama tiga musim, Alvarez kemudian promosi ke tim utama River Plate. 

Pada Januari 2022, Manchester City mengakuisisinya dari klub berjuluk Millonarios tersebut. Melansir Reuters, Millonarios di ambil dari fakta bahwa River Plate rela menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan sejumlah pemain pada tahun 1930-an.

2. Exequiel Palacios 

Penggawa Timnas Argentina Jebolan Akademi Setiap negara punya yang namanya El Classico atau derbi sengit yang mempertemukan dua rival terbesar. Di Argentina, istilah yang di pakai adalah Superclasico. Merujuk pada pertandingan

Palacios bisa di bilang kakak tingkat Alvarez di tim muda River Plate. Ia terekam sebagai murid akademi yang kemudian bergabung dengan tim kedua River Plate pada 2015 di usia 17 tahun. Ia promosi ke tim utama tahun 2017 dan tiga tahun kemudian dapat tawaran untuk mencicip Bundesliga bersama Bayer Leverkusen. 

Pada musim debutnya, Palacios justru di landa cedera selama berbulan-bulan. Baru pada musim 2021/2022 ia mulai di turunkan secara reguler. Pada gelaran Piala Dunia 2022 ini, Palacios baru di turunkan sekali sebagai pemain pengganti di laga kedua Grup C lawan Meksiko. 

3. Gonzalo Montiel 

Penggawa Timnas Argentina Jebolan Akademi Setiap negara punya yang namanya El Classico atau derbi sengit yang mempertemukan dua rival terbesar. Di Argentina, istilah yang di pakai adalah Superclasico. Merujuk pada pertandingan

Satu angkatan dengan Palacios, Montiel juga tercatat naik kelas ke tim kedua River Plate pada 2015 dan promosi ke tim utama pada 2017. Selang empat tahun jadi pemain andalan di klubnya, ia d ipinang Sevilla dan resmi bergabung dengan klub Spanyol tersebut pada 2021. 

Sayangnya, di Sevilla ia bukan lagi pilihan utama pelatih. Montiel lebih sering menghuni bangku cadangan ketika tidak di landa cedera. 

4. Guido Rodríguez

Penggawa Timnas Argentina Jebolan Akademi Setiap negara punya yang namanya El Classico atau derbi sengit yang mempertemukan dua rival terbesar. Di Argentina, istilah yang di pakai adalah Superclasico. Merujuk pada pertandingan
Meski berstatus jebolan akademi River Plate, Rodriguez tidak kebagian jatah bermain reguler ketika bergabung dengan tim utama pada 2014. Ia sempat bertahan selama dua musim di klub masa kecilnya itu, tetapi akhirnya memilih dipinjamkan ke klub papan tengah Defensa y Justicia. 
Tawaran akhirnya datang dari Meksiko lewat Club Tijuana. Usai semusim bersama klub papan bawah tersebut, raksasa Meksiko, Club America menyelamatkannya dari ancaman relegasi. Rodríguez bertahan selama dua setengah

5. Germán Pezzella 

Penggawa Timnas Argentina Jebolan Akademi Setiap negara punya yang namanya El Classico atau derbi sengit yang mempertemukan dua rival terbesar. Di Argentina, istilah yang di pakai adalah Superclasico. Merujuk pada pertandingan

Berusia matang, Pezzella tercatat naik pangkat dari akademi ke tim kedua River Plate pada tahun 2010. Usai berkontribusi selama tiga musim di tim utama River Plate, Pezzella hijrah ke Real Betis pada 2015. Hanya bertahan dua musim, ia di pinjamkan ke Fiorentina pada musim 2017/2018. 

Fiorentina sempat membelinya pada musim panas 2018, tetapi kemudian menjualnya kembali ke Betis pada 2021. Otomatis ia di satukan kembali dengan adik tingkatnya di akademi River Plate, Guido Rodríguez.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *