BERITA UNIK

Hewan yang Pernah Diluncurkan Manusia ke Luar Angkasa

Pelangi99 Lounge – Hewan yang Pernah Diluncurkan Manusia ke Luar Angkasa, Jika alam semesta ini diibaratkan sebagai lautan, planet Bumi bisa diibaratkan sebagai setetes kecil air. Jadi tidak mengherankan jika kemudian manusia selalu merasa penasaran akan segala hal terkait luar angkasa. Sebelum manusia pernah mencapai luar angkasa secara langsung, manusia pernah beberapa kali mengirimkan hewan ke luar angkasa untuk keperluan penelitian. Berikut ini adalah contoh dari hewan-hewan tersebut. Pelangi99 Online

Anjing

Anjing Laika ke luar angkasa

Hewan yang Pernah Diluncurkan, Laika adalah nama dari anjing Siberian husky yang di pungut dari jalanan kota Moskow, Uni Soviet (sekarang Rusia). Anjing tersebut kemudian di siapkan oleh ilmuwan Uni Soviet untuk di luncurkan ke luar angkasa. 

Rencananya Laika bakal bertolak ke luar angkasa dengan menaiki satelit Sputnik 2. Peluncuran Sputnik 2 bersama Laika di dalamnya di maksudkan sebagai cara untuk menunjukkan kemajuan teknologi Uni Soviet sambil mencari tahu dampak kondisi luar angkasa terhadap makhluk hidup.

Ilmuwan sengaja memilih Laika yang notabene anjing jalanan karena ilmuwan meyakini, kondisi ekstrim yang pernah di alami Laika di jalanan akan membuatnya lebih tahan banting saat harus tinggal dalam bilik sempit yang melayang di luar angkasa. 

Hewan yang Pernah Diluncurkan, Selama di pelihara, Laika di latih untuk tinggal dalam kandang yang amat sempit sambil di beri makanan berbentuk gel. Makanan itulah yang nantinya bakal menjadi makanan Laika saat sudah berada di luar angkasa.

Hari penting tersebut akhirnya tiba. Pada tanggal 3 November 1957, Sputnik 2 resmi di luncurkan ke luar angkasa dengan Laika di dalamnya. Sebelum menaiki Sputnik, ilmuwan memasang mesin kecil pada tubuh Laika untuk mendeteksi denyut jantung, tekanan darah, dan gerakan ototnya.

Laika hanya di lengkapi dengan persediaan oksigen untuk 7 hari sehingga ilmuwan Uni Soviet memperkirakan kalau Laika akan mati akibat kekurangan oksigen seminggu sesudah diluncurkan. Namun insiden tak terduga menyebabkan Laika harus mati lebih cepat.

Bilik yang di naiki oleh Laika mengalami kenaikan suhu hingga 90 derajat akibat terpapar sinar matahari. Akibatnya, anjing malang itu pun tewas terpanggang hidup-hidup hanya beberapa jam setelah satelitnya meninggalkan atmosfer Bumi, sementara Sputnik 2 tetap mengorbit di sekeliling Bumi hingga 5 bulan kemudian.

Kucing

Kucing Felicette ke luar angkasa

Bukan hanya anjing yang pernah di luncurkan keluar angkasa. Kucing pun ternyata juga ada yang pernah sampai ke luar angkasa. Felicette adalah nama dari kucing tersebut. Peluncuran Felicette di lakukan oleh badan antariksa Perancis pada tahun 1963.

Ada 14 ekor kucing yang direkrut oleh badan antartiksa CERMA untuk dipersiapkan sebelum kelak dikirim ke luar angkasa. Namun dari sekian banyak kucing yang direkrut, hanya seekor di antara mereka yang nantinya bakal dikirim ke luar angkasa. 

Kucing dengan nama kode C341 lantas terpilih untuk tugas tersebut. Dan sekarang kita mengenal kucing tersebut sebagai Felicette. Peluncuran wahana yang mengangkut Felicette di lakukan pada bulan Oktober 1963 dari sebuah stasiun peluncuran di tengah-tengah Gurun Sahara.

Selama Felicette berada di dalam wahana, ilmuwan memantau nafas dan denyut jantungnya secara seksama dengan memakai sensor yang sudah terpasang pada tubuhnya. Felicette menghabiskan selama sekitar 15 menit di luar angkasa. 

Sesudah itu, bilik yang mengangkut Felicette terlepas dari roket dan kemudian jatuh kembali ke Bumi dengan parasut yang terkembang. Felicette memang berhasil sampai ke Bumi dalam kondisi hidup-hidup. Namun sesudah itu ilmuwan langsung membunuh Felicette supaya mereka bisa membedahnya dan melihat apakah terjadi perubahan pada otaknya setelah berada di luar angkasa.

Hewan yang Pernah Di luncurkan Manusia ke Luar Angkasa, Jika di bandingkan dengan Laika, Felicette bisa di bilang masih kalah tenar. Oleh sebab itulah, pematung Gill Parker memutuskan untuk membuat patung kucing yang sedang duduk di atas Bumi untuk mengenang di rinya. Patung yang terbuat dari perunggu tersebut selesai di buat pada tahun 2019.

Simpanse

Simpanse ke luar angkasa,Hewan yang Pernah Diluncurkan Manusia ke Luar Angkasa

Jika bicara soal hewan yang paling mirip dengan manusia, maka simpanse menjadi salah satu hewan yang paling sering di sebut. Pasalnya hewan ini memiliki postur yang serupa dengan manusia. Bukan hanya itu, simpanse juga menunjukkan aneka macam perilaku dan keterampilan yang nyaris serupa dengan manusia. Mulai dari hidup berkelompok, menggunakan alat untuk mendapatkan makanan, hingga memecahkan teka-teki sederhana.

Karena alasan itulah, manusia pernah menggunakan simpanse sebagai kelinci percobaan untuk dikirim ke luar angkasa.

Ham adalah simpanse yang pernah melakukan perjalanan ke luar angkasa pada tahun 1961. Nama “Ham” untuk simpanse ini aslinya merupakan singkatan dari Holloman Aerospace Medical Center, pusat penelitian yang melatih dan mempersiapkan Ham sebelum ia siap di luncurkan ke luar angkasa.

Ham bukanlah satu-satunya simpanse yang di siapkan untuk peluncuran tersebut.

Tanggal 31 Januari 1961, wahana luar angkasa yang mengangkut Ham akhirnya benar-benar di luncurkan dari Florida, Amerika Serikat. Bilik kapsul yang mengangkut Ham sempat mengalami sedikit kerusakan, namun Ham sendiri tidak sampai cedera karena terlindung oleh baju astronot yang di kenakannya. 

Lalat Buah

Lalat Buah ke luar angkasa,Hewan yang Pernah Diluncurkan Manusia ke Luar Angkasa

Hewan yang Pernah Diluncurkan, Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada tanggal 20 Februari 1947. Pada tanggal tersebut, roket V-2 yang di isi oleh lalat buah di luncurkan ke luar angkasa.

Peristiwa peluncuran lalat buah ke luar angkasa bisa di telusuri sejak masa di mana Perang Dunia II masih berlangsung. Menjelang berakhirnya perang, militer AS menyita beberapa unit roket V-2 milik Jerman. 

V-2 merupakan roket yang bisa melaju hingga kecepatan lebih dari 5.600 km/jam dengan jangkauan maksimum 321 km. Roket ini aslinya di ciptakan oleh Jerman untuk membombardir musuh dari kejauhan. Namun oleh militer AS, roket ini kemudian di modifikasi menjadi wahana untuk di luncurkan ke luar angkasa.

Manusia sudah lama menaruh ketertarikan untuk melakukan penjelajahan ke luar angkasa. Namun sebelum sampai ke tahap itu, mereka harus mencari tahu apa dampak negatif yang bisa di dapat oleh makhluk hidup jika sampai terpapar oleh radiasi sinar matahari langsung.

Untuk mengetahuinya, sejak tahun 1946 ilmuwan meluncurkan roket-roket yang mengangkut biji-bijian. Setelah mencapai batas akhir atmosfer, roketnya akan jatuh kembali ke laut. Roket tadi kemudian akan di pungut supaya biji-bijian yang di angkutnya bisa di teliti oleh ilmuwan.

Hewan yang Pernah Diluncurkan, Hewan tersebut tidak lain adalah lalat buah. Roket yang mengangkut lalat buah tadi terbang hingga ketinggian 109 km sebelum kemudian jatuh ke Bumi dengan parasut yang terbuka. Saat lalatnya di periksa, mereka semua berada dalam kondisi masih hidup dan sama sekali tidak mengalami mutasi akibat sinar matahari.

Hewan yang pernah di luncurkan manusia ke luar angkasa, menurut standar NASA, ketinggian di atas 100km sudah bisa di anggap sebagai bagian dari luar angkasa. Dengan melihat hal tersebut, maka bukan hal yang tidak berdasar jika lantas lalat buah di nobatkan sebagai hewan pertama yang pernah mencapai luar angkasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *